Mengenal Repository

Linux adalah sebuah sistem operasi yang Free/Bebas. Linux adalah sistem operasi yang bebas dan gratis untuk kita copy, gunakan dan sebarkan tanpa harus membayar lisensi seperti layaknya sistem operasi Windows. Pada hakikatnya setiap orang yang telah menginstal linux diberikan sebuah kemudahan dengan segala paket aplikasi yang telah tersedia didalam sekali Install. Seperti Pengolah Kata, Pemutar Musik, pembakar CD, Pemutar Video dll.Semuanya langsung ada dan tinggal kita pakai.

Namun ketika  ingin menambahkan sebuah aplikasi tambahan atau meng-install aplikasi baru, biasanya seseorang yang awam tentang apa itu linux dan masih newbie serta lebih sering familiar dengan sistem operasi sebelah yakni Windows seperti saya ini akan kesulitan untuk menginstall aplikasi baru di Linux karena kebiasaan “Next-next-next-Finish”.

Disinilah perlu kita pahami bersama sesuatu yang wajib kita mengerti untuk menginstall aplikasi/software tambahan di Sistem Operasi sumber terbuka ini. Yaitu REPOSITORY. Apakah itu Repository?

Pengertian repository adalah tempat penyimpanan kumpulan-kumpulan software/aplikasi yang bisa didownload/diambil untuk digunakan. Atau definisi yang lebih mudah mengenai repository adalah sebuah arsip/arsip software yang ada di Internet dan kita bebas untuk men-download dan menggunakanya.

Pada dasarnya setiap menginstall software di Linux dibutuhkan repository, maka Linux akan mencari software tersebut di repository jika telah ditemukan maka proses instalasi bisa dilanjutkan.

Repository di Ubuntu Linux dibagi ke dalam 4 area:

Main adalah software yang didukung secara resmi.

Restricted adalah Software yang didukung tapi tidak seutuhnya free license.

Universe adalah Software yang dikelola oleh komunitas

Multiverse adalah Software yang tidak free

Namun, ada beberapa catatan untuk menggunakan atau ingin mengisntal software dari repository ini yaitu diperlukan sebuah koneksi INTERNET. Sehingga wajib adanya koneksi internet dalam proses instalasi ini.

Tidak bisakah saya menginstall software/aplikasi tambahan di linux tanpa menggunakan Internet?

Karena dalam kasus ini, tidak semua orang bisa mempunyai akses internet ada beberapa rekan-rekan komunitas, yang saya rasa menyediakan jasa DVD Repo sebagai alternatif. Iyap betul….mereka senantiasa men-download semua repository yang ada di Internet kemudian menyimpan kembali ke sebuah DVD yang disebut dengan DVD repo. Jadi, kita bisa menginstall aplikasi/software di linux melalui DVD repo tersebut. Pastinya kita hanya perlu mengganti ongkos download dan DVD untuk mendapatkan sebuah DVD repo tersebut!


Category Article

What's on Your Mind...